Tatapan seorang ibu kepada anaknya yang akan mengadu nasib dengan mengikuti seleksi CPNS, sungguh sangat dalam dan bermakna.
Tatapan penuh pengharapan dan doa-doa seorang ibu terhadap anaknya adalah hal yang membuat aku merinding. Tidak kuasa diriku untuk berlama-lama menatapnya, hanya mohon doa restunya yang terucap dari bibirku agar aku dimudahkan dan dilancarkan dalam mengikuti seleksi ini.
Barangkali semua orang tua berharap anaknya sukses dalam pekerjaan, tidak terkecuali untuk sebagian orang tua mengharapkan anaknya untuk menjadi seorang PNS. Begitupun dengan diriku yang disuruh ibuku untuk ikut seleksi CPNS.
Tidak ada niatan sebelumnya aku untuk ikut seleksi CPNS seperti ini. Karena toh pada saat ini aku juga sedang bekerja.
Teguran dari orangtulah yang mengakibatkan pendirianku untuk tidak ikut seleksi CPNS ini menjadi luntur.
Ya….ada kekhawatiran pada diriku tidak mengikuti saran dan kemauan orang tua adalah tindakan BERDOSA, apalagi keinginan seorang ibu.
Akhirnya akupun berangkat ke kota Garut dengan diiringi cuaca yang mendung. Tidak ada obsesi, motivasi lebih atau berharap untuk diterima jadi PNS, hanya pergi untuk membuat hati seorang ibu senang.
“Sorry Mam…….aku kurang berbakti pada dirimu?”.
File-file soal CPNS tersimpan dalam flashdisk menjadi sebuah asesoris yang akan dijadikan bahan untuk membaca sesampainya di tempat tujuan.
Dalam perjalanan, masih tersimpan dalam ingatanku tatapan seorang ibu ketika aku berangkat. Begitu dalam dan bermakna. Mata berkaca-kaca dan suara yang gemetar serta doa yang terucap. Barangkali tatapan seperti itu akan susah aku dapatkan kembali dikemudian hari.
Tatapan seorang ibu terus mengkristal dalam sanubariku, yang membuat diriku berfikir untuk memaksimalkan waktu yang ada untuk membuka file-file yang aku bawa.
Akhirnya aku sampai di kota Garut dan aku tinggal dan menginap di rumah Kakaku. Setelah beberapa saat istirahat, aku coba maksimalkan waktu yang tersisa untuk membaca soal-soal CPNS dan berlati.
Tidak terasa untuk mempelajari bentuk-bentuk soal CPNS ini waktu sudah larut malam. Sebelum tidur aku hanya berdoa :
Ya Alloh Maafkan kesalahan ibu bapakku, ampuni diriku yang selalu membantah keingingan orang tuaku.
Kalau ini menjadi jalan hidup hambamu, maka kabulkanlah keinginan orang tua kami. AMIIN.
For Mom : maafkan bila aku gagal menjadi CPNS? Kalaupun bukan jadi PNS mohon selalu dibuka pintu ikhlasmu untuk anakmu.


“Tan kumaha motor geus beres?” kata kakaku.
Saat matahari terbit dan terbenam, sinar dari matahari melakukan perjalanan yang lebih panjang dibandingkan dengan diwaktu lain seperti siang karena jarak antara kita dan matahari di waktu terbit dan terbenam lebih jauh dibandingkan diwaktu siang. Warna sinar yang mampu mencapai kita adalah warna yang mempunyai gelombang sinar lebih panjang yaitu merah. Inilah




buat perut kenyang.
nggunaan komputer pada anak-anak saat ini hanya terbatas pada games dan entertainment…..ya barangkali karena itu merupakan dunia anak-anak.